Valentine??? Kabuuur!!!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) seluruh Kalimantan sebelumnya telah menerbitkan fatwa haram terhadap perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day.  Keputusan tersebut dihasilkan melalui Rapat Koordinasi MUI Regional V seluruh Kalimantan (yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat) yang digelar di Pontianak pada pertengahan Desember 2011 lalu.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi MUI se-Kalimantan di Pontianak pada pertengahan Desember lalu, MUI memutuskan menerbitkan fatwa haram terhadap Valentine Day yang dirayakan setiap 14 Februari. Semua yang hadir, mengadakan (menyelenggarakan) dan mengikuti Valentine Day hukumnya haram. Dengan fatwa ini, MUI mengingatkan menjelang bulan Februari 2012 agar tak merayakan dan mengikuti tradisi Hari Kasih Sayang tersebut,” tegas Ketua MUI Kaltim, KH Hamri Has.

So, dibawah ini tips-tips konkrit yang seru-seru  :D

1. Intinya, semua tips ini harus dilakukan dengan tenang,dan santai, juga pede, 3C lah, Cool-Calm-Confident :D

2. Kalau ada yang ngasih coklat, respon aja: *diem 3 detik –tarik napas panjang — balik badan terus #kabur, nah ini cara afgan (sadis)

3. Kalo cara lebih halus: *diem 3 detik, lalu bilang “Maaf, ke yg lain aja ya, saya nggak valentinan” –tinggalin tanpa senyum (-_-!)

4. Kalo ada yg bilang “Mau gak jadi pacar aku?” >> jawab: “Eh kamu ngerasa nggak ada gempa bumi?! saya duluan ya..” langsung #kabur lagi.

5. Kalau ada yang bilang “Be my valentine?” : *diem 5 detik trus jawab: “Valentine? Siapa? Siapa kamu? Siapa aku? dimana saya?” >> #pura2 amnesia, trus #kabur

6. Kalau ada yang bilang “Say, jadian yuk?” . Jawab: “Ini nomor bapak-ku, silahkan ditelpon dan minta izin bapak-ku dulu, ok? dah..”  lanjut #kabur

7. Kalau ada yang bilang “Mau gak jadian ma aku?” . Jawab: “Nggak” trus langsung  #kabur, harus flawless dan tanpa perasaan hehehe..

8. Kalau ada yang bilang “Emm, aku suka sama ka….”.  Langsung potong “WC dimana ya? oo.. disitu ya..” trus seperti biasa  #kabur.

9. Kalau ada yang  kasih  kartu valentine .  Jawab “Salah kirim, sayaa tak ikut2an perayaan beginian” *muka serius tanpa senyum  #kabur.

10. Kalau ada yang  kasih  kartu valentine. Jawab. “Nomor rumah yang anda cantum belum terpasang, silakan ambil kartu kembali.” #kabur lagi.

11. Kalau ada yang  bilang ”Met valentine ya”. Jawab “Sudah berkali-kali kukatakan, namaku bukan Valentin, au ah!” trus  #kabur  sementara biarkan dia kaget.

12. Kalau ada yang  berlutut sambil bawa bunga : Gak usah ngomong dulu, langsung tendang aja, abis tu  bilang “Ya amplop, kirain suster ngesot!” #kabur

13. Kalau ada yang  kasih surat ke kamu, biasanya tanpa alamat n tanpa pengirim, kasihin aja ke tata usaha, bilang “Pak ada surat kaleng nih” :D , terus langsung #kabur.

14. Kalau ada yang  kasih boneka >> *picingkan mata 4 detik, lalu bilang “Udah gede kok kamu masih main boneka, grow up please..!” *kabur deh.. hehe..

15. Kalau ada yang  kasih boneka  lagi>> *picingkan mata 3 detik, terus teriak “Deeekk…boneka yang hilang diambil sama orang ini nih!” kamu dan adik mu bisa gebukin orang itu sampe puas trus #kabur.

16. Kalau ada yang bilang ”Eh, bapakmu kerja di PLN ya?”. Udah  gak usah ditanggepin, jebakan gombal, langsung  #kabur aja wkwkwk.. :)

17. Kalau ada lagi yang bilang ”Eh, bapakmu kerja di PLN ya?”. Jawab “YA, kamu mau disetrum !!” lalu biarkan dia yang #kabur.

18. Kalau ada yang bawa coklat. Sapa lah  dulu “Eeh, bapakmu jualan coklat ya? pantesan mukamu kayak buah kakao”. Sebelum dilempar sepatu, #kabur lah segera.

19. Kalau ada coklat tiba-tiba nongkrong di tas, tanpa ada pengirim jelas, segera lapor ke hansip dan tulis diatasnya ‘Telah ditemukan coklat tanpa identitas jelas’ terus #kabur.

20. Tapi yang utama nih sebar fotokopi tulisan-tulisan tentang Fakta dibalik Vday, dan Vday bukan budaya Islam untuk disebar di sekolah-sekolah, juga tempat umum lainnya.

(berdasar twit ust.felixsiauw dengan editing seperlunya)

, , , , , , , ,

Tinggalkan sebuah Komentar

Kau Boleh, Aku Tidak?

Girly, Stylish, sambil angkat kain diatas betis, itulah dirimu.
Kulit putih mulus, rambut halus, berjalan lenggak-lenggok bak model tersohor yang aku tahu meski tanpa alasan fulus,kau rela melakukannya dengan tulus.
Oke,kuanggap level kecantikanmu lulus.

Sorot matamu tajam serta lurus, dan senyum yang kau pamerkan itu,ah..entah berapa waktu mesti kutebus.
Dan dari semua itu, caramu berbusanalah yang entah mengapa bagai sebuah jurus yang bisa membuat kaum ku terjerumus!
Tapi inilah kehebatanmu, kau akan akan bilang otak kami kotor,otak kami mesum,kami haus dan rakus!
Aku tertawa tidak lucu mendengarmu.
Oke, baiklah kami akan mengabaikanmu. Benar-benar mengabaikanmu.
Anehnya kau kembali berkata, kami tidak normal, kami penyuka sejenis.
Hah Nona! Aku kembali tertawa tidak lucu. Kali ini dengan emosi.

Apa yang engkau mau?!
Atas nama KEBEBASAN kau bisa pamerkan tubuhmu, seharusnya atas nama KEBEBASAN juga aku bisa memandangmu. (kau punya paha dan aku punya mata, seharusnya selesai)
Kau payah menilai kaumku. (Jadi) wajar jika kaum ku salah menilaimu.
Aku merasa ada yang ganjil dalam pembelaanmu. Entah emansipasi, entah kebebasan ekspresi,.
Sebenarnya aku paham, kau (sangat) ingin dipahami! Tapi kau enggan memahami!
Kau (sangat) ingin dihargai! Tapi bahkan kau tak tahu ‘berapa’ harga dirimu!
Aku heran, kalau kau boleh,kenapa aku tidak?

(Ah, tak terbayang, jika semua hal dilakukan atas nama kebebasan. Laki-laki dan perempuan, masing ada hak dan kewajiban)

*********************

Di suatu kelas.
Ayu (nama samaran) :“Aduuh…ibuuuu….Hendra nah,pukul-pukul,sakit beg*!”

Hendra (nama samaran) :“Kamu tuh duluan! Cewek gila!”

Bu Guru (bukan samaran) :“Hendra! Ayu! Ya ampun kalian kaya’ anak SD!”

Hendra   :”Dia tu nah Bu orang lagi diam, dipukul. Aku tu diam aja Bu, dia lewat sini,eh mukul. Ya kupukul lagi dong”

Bu Guru :”Yang benar Yu?”

Ayu :”Becandaan aja Bu,aku mukulnya pelan aja kok!”

Bu Guru : (Berusaha menengahi, dan geleng-geleng tak percaya, macam anak kecil saja, padahal sudah baligh)

Sebagian Murid lain : (Cengar-cengir senang karena pelajaran jadi terganggu, sambil menimpali kawan yang bertengkar)

”Udah Bu, bawa ke KUA kawinin aja.”

Sebagian lainnya : (pelototin buku pura-pura sibuk mengerjakan tugas, sambil sesekali pelototin teman yang bertengkar, buku> teman > buku>  teman, begitu seterusnya hingga situasi aman untuk ribut kembali)

Murid yang tersisa : sangat cuek dengan situasi,tak peduli siapa menang siapa benar, yang penting maju ke depan dan berkata:” Bu, izin ke toilet yaa..”

Bu Guru :( serba salah) “ya udah, jangan lama-lama ya.”

Murid yang tersisa : “Makasih Bu, ayo Gus..” (izin sendirian,tapi ngajak teman)
Si Agus : “Ayo Kri, cepetan.” (gak diizinin, ngajak teman)

Si Bakri : “Par..Par..mau ikutan gak?permisi Bu.” (senyum biar Guru gak marah sambil akting kebelet)

Si Parto :”Hah,Lho kok aku..Permisi ya Bu.” (biar gak kebelet dan gak diizinin tetep keluar kelas juga)

Hendra dan Ayu : (masih tetap bertengkar)

Hendra :”Memangnya kenapa kalau kamu cewek, kalau kamu berani megang-megang aku,aku juga bisa, kalau kamu bisa mukul aku, aku juga bisa.

Ayu : Terdiam.

Bu Guru : Melerai dan membiarkan mereka berpikir sudah waktunya mereka bersikap dewasa, kemudian berjalan secepatnya ke toilet murid, karena sudah habis masa-nya bagi keempat anak itu untuk main ‘lajang-lajangan’.

(memori kecil mengajar di suatu SMU)

*********************

(Sesungguhnya hanya hukum-hukum Allah lah yang Maha Adil ditujukan bagi laki-laki dan perempuan)

, , , , , , , ,

Tinggalkan sebuah Komentar

Utak-Atik Sisa

Ini proyek DIY kalau lagi santai, biasanya memang menggunakan barang-barang yang sudah ada atau sisa. Masih payah sih, alias merasa kurang mulus hasilnya. Tapi okelah untuk pembelajaran.

SISA PERTAMA

Pot Mini Tusuk Gigi Sederhana

Kreasi Tusuk Gigi

Pot Mini Tusuk Gigi Sederhana

Memanfaatkan sisa tusuk gigi yang menumpuk hampir 2 tahun (-.-!). Untuk membuatnya cukup lama, harus hati-hati agar  susunan tusuk gigi tidak goyang dan sabar menunggu lem kering untuk 3-5 tingkat tusuk baru kemudian disusun kembali. Sayangnya dalam gambar ini, hasilnya miring kesana kemari, hihi. Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar

Jamie Beck Wanna Be

Have seen this before:

atau yang ini

Baca entri selengkapnya »

, , , , , ,

9 Komentar

From Jogja With Love

Wuihh segitunya ni judul

Sesuai judulnya ni perjalanan bulan lalu  saya bersama  suami.
Apa sih yang menarik dari jalan-jalan ini?
Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , ,

2 Komentar

Tinja dan Tinjauan Kesehatan

Kaya’nya  ini adalah postingan jorok yang pernah kubuat  :-?

Selama membacanya,

Mohon untuk tidak makan dan minum, terutama yang mudah mengalami mual dan muntah-muntah

Mohon untuk tidak merokok, karena memang tidak baik untuk kesehatan

Mohon untuk tidak main tenis,karena yaaa……..dikira-kira aja bisa gak sih baca sambil main tenis

Baca entri selengkapnya »

, , , , , , , , ,

Tinggalkan sebuah Komentar

Stop Eksploitasi Orang Miskin


Dalam Islam – kaum Dhuafa harus dibangkitkan dari keterpurukan fnansial mereka, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah, sallalahu alayhi wa sallam, kepada para sahabat pada tahun 1-4 Hijriyah. Orang-orang miskin, dan anak-anak mereka jangan dikumpulkan, untuk kemudian dieksploitasi kedhuafaan mereka dengan membentuk lembaga sosial. Lalu ada orang yang membuat proposal atas nama kedhuafaan tersebut, dengan berharap belas kasihan kepada orang-orang kaya. Itulah pengemis Iintelektual! Dan Rasulullah, sallalahu alayhi wa sallam, pun,melarang para sahabat mengemis kepada orang lain (baca sahih Bukhari dan muslim).

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.